Sekilas Info

IKN Nusantara menjadi Momentum bagi Pemberdayaan Potensi Nasional

Dr Rasminto

Pembangunan IKN Nusantara juga diprediksi dapat memberi dampak sosial yang signifikan. Sebab, ide membangun ibukota baru ini akan mampu menggeser kesenjangan pusat pembangunan yang selama ini terkesan cenderung Jawa sentris menuju pembangunan yang inklusif dan dapat dinikmati oleh segenap masyarakat Indonesia.


Baca juga:
Cadangan Energi Fosil Segera Punah, Pemerintah Diminta Sahkan RUU EBT


Selain itu, pembangunan IKN juga tentunya akan mengurangi beban sosial dari kota asal yang sudah sangat padat seperti Jakarta saat ini.

Terlepas dalam menangkap momentum potensi nasional pada pembangunan IKN Nusantara, kita juga perlu merefleksikan masih adanya tantangan dan hambatan yang dihadapi. Yakni, pembangunan pusat kota baru ini akan membentuk keberagaman budaya yang semakin meningkat, bukan hanya etnis tapi juga ekonomi dan tingkat pendidikan, sehingga akan semakin terbukanya peluang usaha dan bekerja yang dapat memicu konflik sosial antar kelompok etnis serta keberadaan simbolisasi nasional dan berdampak pada degradasi kekayaan budaya lokal di IKN dari dampak urbanisasi kota.

Selain itu, dari sisi kebijakan menyisakan polemik yang perlu dijawab oleh pemerintah, yakni berbagai aksi penolakan IKN Nusantara oleh masyarakat yang menganggap pemerintah melakukan penyerobotan secara sepihak tanah warga lokal di lokasi IKN Nusantara, pemindahan IKN dianggap tidak menyelesaikan permasalahan di Jakarta terutama persoalan kemacetan dan kepadatan penduduk, adanya potensi pelanggaran HAM karena pemindahan IKN dianggap mengabaikan hak partisipasi masyarakat, minimnya akses informasi pada masyarakat calon IKN dan terakhir bahwa UU IKN dianggap cacat aspirasi publik dimana
penetapan RUU IKN terkesan terburu-buru tanpa adanya sosialisasi yang masif terhadap
masyarakat.

Penulis : Dr Rasminto (Koordinator Bidang Perekonomian DPP KNPI, Ketua Umum IKA FIS UNJ dan Dosen Geografi FKIP UNISMA)


Baca juga:
Gubernur Bawa Tanah dan Air Dalam Kendi saat Kemah di IKN Bersama Jokowi, Ini Maknanya


Selanjutnya 1 2
Penulis: Rasminto
Editor: Devis Karmoy

Baca Juga