Tak Sekadar Kota Seribu Kapel, Semana Santa di Larantuka Simpan Ritual 500 Tahun yang Bikin Hati Takjub
“Semana Santa ini bukan tempat selfie. Ini tentang permenungan, tentang kita yang ingin meneladani pengorbanan Yesus,” ujarnya tegas.
Menurutnya, meski dunia terus bergerak menuju era digital dan instan, Larantuka tetap menjadi ruang yang tak tergantikan dalam menjaga nilai sakral dan budaya iman Katolik.
“Larantuka memberi kita ruang untuk kembali ke akar spiritual. Ini bukan sekadar upacara, tapi panggilan untuk hidup lebih baik—untuk menciptakan surga di bumi, seperti yang diajarkan Yesus dalam doa-Nya,” tutur Mariani.
Semana Santa bukan hanya milik Larantuka. Ia adalah warisan spiritual Indonesia—hidup, tumbuh, dan menyentuh hati siapa pun yang datang dengan iman. (*)








Komentar