Djarot Desak Polisi Kejar Aktor Intelektual Penganiaya Timses PDI Perjuangan di Langkat
Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengungkapkan, pihaknya akan bergotong-royong membantu biaya pengobatan korban agar segera bisa dioperasi akibat pendarahan otak.
"Kita akan membantu pembiayaan medis korban secara bergotong-royong, termasuk juga merenovasi rumah-rumah yang hancur di sana," imbuhnya.
Saat di lapangan Djarot terlihat didampingi Bendahara DPD PDI Perjuangan Sumut, Meriahta Sitepu bersama fungsionaris DPC PDI Perjuangan Langkat.
Ahli Waris Baskami Ginting Terima Santunan Kematian BPJS Ketenagakerjaan Senilai Rp.442.804.272
Sementara itu, Ika anak korban menyampaikan saat kejadian, ia bersama sang kakak melihat ayahnya menghalau tatkala gerombolan massa datang menghancurkan rumahnya.
"Waktu itu kejadian habis ashar dan mereka berteriak di depan rumah kami. Bapak pada saat itu menghalau dan menanyakan apa sebab rumahnya dihancurkan, lalu beberapa orang mencoba untuk menerobos masuk," jelasnya.
Ia mengatakan, setelah dihalau masuk, massa semakin beringas. Maka, seorang warga berinisial T datang membawa kayu, kemudian memukul dahi ayahnya hingga berlumuran darah.
"Bapak terkapar dan berlumuran darah, kami bersama saudara membawa bapak ke rumah sakit," tutur Ika.








Komentar