Jejak Langkah Pemuda, Polarisasi, dan Panggilan Moral
Potret polarisasi pemuda melalui organisasi, infiltrasi kepentingan politik, dan rebutan kekuasaan memang ada sejak lama. Tapi, itu bukanlah kearifan sejarah. Bukan pula sebuah local wisdom yang harus dipelihara.
Itu hanya watak buruk dari penjajah yang pernah bercokol di republik Indonesia ini. Yang mempengaruhi, menggiring visi kebangsaan kita.
Alhasil membuat kita buram membaca sejarah. Tema sumpah pemuda 2022 yaitu "Bersatu Bangun Bangsa", tak hanya menginspirasi semestinya menjadi kekuatan transformasi bagi pemuda Indonesia. Juga sebagai titik temu. Agar pemuda tidak terjebak, tidak mau menghabiskan energinya pada konflik kepentingan sempit.
Pemuda yang merupakan aktor perubahan, agen moral harus produktif, aktif mendorong partisipasi publik. Bukan memecah-belah organisasi. Saling menghasut, karena itu hanya merusak wajah pemuda.
Spirit dari tema di atas sangat berkorelasi dengan tema besar KNPI untuk rakyat yang dipimpin Ketua Umum Haris Pertama. Bahwa tentang sinergi of harmoni yang didesain DPP KNPI akan melahirkan jawaban pembangunan bangsa.
Artinya, bersatu bangun bangsa harus diawali dengan gerakan sinergi dan harmoni.
Sebagai wadah berhimpun pemuda, Komite Nasional Pemuda Indonesia atau yang disingkat KNPI selalu mengambil bagian strategisnya. Karena yang dipikir dan dikerjakan Haris Pertama, selaku Ketua Umum ialah menempatkan organisasi KNPI sebagai milik kolektif.








Komentar