DPI Bangun Jaringan Media Perangi Monopoli Belanja Iklan
So, pilihan kembali berada di tangan pemilik media. Apakah mau tetap ‘mengemis’ iklan dari pemerintah dan pasrah dihina dengan sebutan abal-abal, atau mau bersatu melawan tirani kekuasaan Dewan Pers?
Dan kepada para pimpinan Organisasi Pers, akankah terus diam dan pasrah atas ulah Dewan Pers dan kroni-kroninya yang masih terus mendiskriminasi wartawan dan media di luar konstiuennya?
Dengan berdiam diri maka kita berpotensi membiarkan ‘kemiskinan’ melanda pers Indonesia dan pada gilirannya pejabat, pengusaha hitam, dan konglomerat media akan menari-menari di atas penderitaan rakyat karena tidak ada lagi media yang berani atau mampu mengawasinya.
Penulis: Hence Mandagi, Ketua Dewan Pers Indonesia dan Ketua Umum DPP Serikat Pers Republik Indonesia periode 2017-2022.








Komentar