Guru Honorer Langkat Serahkan “Penghargaan” Sindiran kepada Polda Sumut atas Penanganan Kasus Korupsi PPPK
DAILYKLIK.ID, Medan – Sejumlah guru honorer di Kabupaten Langkat menyerahkan penghargaan simbolis kepada Polda Sumut sebagai "Polda Terbaik" karena tidak menahan lima tersangka korupsi terkait seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Langkat 2023.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk sindiran tajam terhadap penanganan kasus yang dianggap lamban dan penuh kejanggalan.
Kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan seleksi PPPK Langkat telah berlangsung selama sepuluh bulan, namun hingga kini Polda Sumut belum menahan lima tersangka. Para tersangka yang terdiri dari pejabat pendidikan, BKD, serta dua kepala sekolah, masih bebas dengan alasan bersikap kooperatif.
Tindakan ini memicu kritik keras dari para guru, yang mempertanyakan mengapa tersangka kasus korupsi tidak ditahan, sementara pelaku kejahatan lain cepat diproses hukum.
Para guru menilai sikap Polda Sumut yang tidak menahan tersangka bertentangan dengan prinsip hukum dan HAM. Mereka juga menyampaikan kekecewaan terhadap proses penyidikan yang berlarut-larut tanpa kepastian hukum, yang membuat para tersangka seolah mendapat keistimewaan.
Sebagai dampaknya, sejumlah guru yang berusaha mengungkap kecurangan malah merasa diintimidasi, bahkan salah satu guru dilaporkan dengan tuduhan yang dianggap tidak berdasar.








Komentar