Sekilas Info

Kriminal

Mahasiswa UINSU Dianiaya dekat Polsek Medan Sunggal, Pelaku Mengaku oknum Perwira Polri

Ilustrasi | Pelaku kejahatan jalanan

Orangtua korban penganiayaan, Hermansyah mengaku telah berkomunikasi dengan seorang pelaku yang mengaku berpangkat AKP Irfan. Dari komunikasi melalui saluran telepon, pelaku AKP Irvan mengaku bertugas di Polsek Sunggal.

"Penelpon (pelaku) meminta agar segera mentransfer sejumlah uang karena anak saya ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba," ujar Hermansyah.

Namun setelah Hermansyah menghubungi salah seorang petugas Polsek Medan Sunggal, petugas tersebut mengaku tidak mengenal AKP Irvan termasuk foto profil si penelpon. Setelah mengetahui foto profil WhatsApp pelaku, petugas di Polsek Medan Sunggal memastikan pelaku bukan anggota perwira Polsek Medan Sunggal.


BACA JUGA
Peduli Korban Perang, Ribuan Pelari Ikuti “Indonesia Run For Palestine” di Kemenpora

Dito Ariotedjo Ingin P1 Digital Motorsport Dorong Industri Olahraga Tanah Air


Hermansyah yang begitu mengetahui akan rencana penipuan dari pelaku, langsung menolak memberikan uang senilai Rp60 juta yang dimintai pelaku.

Korban Abzy Khulani mengaku usai dianiaya, ia tidak dibawa ke kantor Polisi, namun HPnya dirampas dan pelaku juga meminta nomor HP orangtuanya.

"Saat berbicara melalui telepon dengan pelaku, dan setelah diketahui pelaku bukan AKP Irfan yang juga bukan anggota Polsek Medan Sunggal, mereka (pelaku) langsung blokir WA dan matikan Hp dan tidak berani lagi berkomunikasi dengan kami," ungkap Hermansyah yang juga wartawan di Medan.

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Devis Karmoy

Baca Juga