Sekilas Info

Program Alor Pintar hanya Isapan Jempol, Proyek Kementerian PUPR 2 Miliar Macet di Mataru

Bangunan proyek Gedung SD Negeri Rumalelang, Mataru, bantuan Kementerian PUPR tahun 2021 senilai 2 miliar yang macet.

Lanjut Marthen, selama ia menjabat ada mengalami beberapa masalah yang menghambat perkembangan sekolah. Seperti keterbatasan jumlah gedung, dan juga keaktifan guru dalam mengajar.

”Selama saya di sini, masalah yang kita hadapi itu keterbatasan ruangan belajar, kita punya ruangan (belajar) cuma 2 saja, jadi kita gabung semua (siswa) baru belajar," ungkapnya.

Sebagai Kepala Sekolah Marthen mengetahui apa yang terjadi dan ya g dialami siswa serta tenaga pendidik di SD Negeri Rumalelang.

Baca juga: Inilah Wajah SD Negeri di Alor NTT, Minim SDM dan Sarana

Pengajar di sekolah ini, sebut Marthen, tidak semuanya aktif mengajar, karena status mereka adalah guru kontrak yang diangkat oleh dewan komite sekolah.

“Kadang kita sekolah hanya Senin Kamis, karena yang mengajar itu kebanyakan guru kontak komite, saya juga tidak bisa paksa mereka untuk bertahan sampai selesai," beber Marthen.

Upah bagi para guru Komite, kata Marthen, menjadi persoalan keaktifan tenaga pengajar di Sekolah yang ia pimpin

Baca juga: Wakil Ketua DPRD Alor Tersangka Kasus Penganiayaan

"Satu hari mereka (guru komite) hadir, tapi kalau ada halangan maka mereka tidak datang (mengajar). Coba saja guru PNS ada 4 sampai 5 orang di sini, saya rasa proses belajar mengajar bisa berjalan efektif," ujarnya.

Bangunan SD Negeri Rumalelang, Kecamatan Mataru, kabupaten Alor, NTT.

Proyek Kementerian PUPR

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: Herman RN Rula Un
Editor: Devis Karmoy
Photographer: Herman/dailyklik

Baca Juga