Bertemu Mensos, Angkie Yudistia Sampaikan Capaian Vaksinasi Khusus Disabilitas
Kedepan Risma berharap harus ada kebijakan yang mengatur mengenai hal tersebut agar meringankan beban keluarga penyandang disabilitas.
"Nanti kita bersama-sama membuat aturan yang memperhatikan teman-teman disabilitas berat jadi bukan sekadar mendapatkan program keluarga harapan atau bantuan sosial tapi keluarga disabilitas bisa diringankan bebannya," tutur mantan Wali Kota Surabaya itu.
Tidak hanya itu, Kemensos juga akan berkolaborasi dengan Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia untuk membuat modul agar teman-teman penyandang disabilitas, khususnya anak-anak bisa belajar berbicara.
"Saya juga memohon kepada mba Angkie, banyak anak-anak usia lima tahun sampai 10 tahun yang kehilangan pendengarannya, dan kita akan bekerjasama dengan Mba Angkie sebagai Staf Khusus Presiden untuk membuat modul agar peran orang tua bisa lebih aktif," pintanya.
Baca juga: Mencapai 100 Persen, Jabar Tercepat Kedua Vaksinasi Presiden Jokowi Khusus Disabilitas
Sementara itu, Angkie Yudistia menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam upaya menyukseskan program vaksinasi khusus penyandang disabilitas yang dilaksanakan di enam provinsi di Pulau Jawa - Bali.
Pada vaksinasi khusus disabilitas ini dialokasikan sebanyak 450.000 dosis untuk pemberian dua dosis, untuk penyuntikan pertama dialokasikan 225.000 dosis, begitupun dengan dosis kedua.
Menurut Angkie, program vaksinasi khusus penyandang disabilitas merupakan kolaborasi antara Kemensos, Kemenkes, Kemendagri dan Staf Khusus Presiden, dan kolaborasi itu telah berjalan sesuai tupoksi masing-masing
Ketiga kementerian tersebut memiliki tugas pokoknya masing-masing, seperti Kemensos memiliki peran memberikan data jumlah penyandang disabilitas yang belum mendapatkan vaksinasi COVID-19.








Komentar