Bertemu Mensos, Angkie Yudistia Sampaikan Capaian Vaksinasi Khusus Disabilitas
Kemenkes berperan mendistribusikan vaksin Sinopharm ke daerah-daerah yang dijadikan lokasi vaksinasi dan Kemendagri mendata penyandang disabilitas yang tidak memiliki nomor induk kependudukan sebagai salah satu syarat untuk bisa divaksin.
"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada Menteri Sosial Ibu Tri Rismaharini atas kolaborasi yang terjalin dalam menyukseskan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 khusus penyandang disabilitas. Sebanyak 450.000 dosis dialokasikan untuk penyandang disabilitas, dan dosis pertama sebanyak 225.000 telah disuntikkan ke teman-teman penyandang disabilitas," urai Angkie usai bertemu Menteri Sosial, di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Rabu (29/9).
"Seperti kita ketahui bahwa vaksinasi ini menggunakan vaksin jenis Sinopharm yang merupakan vaksin hibah dari Raja Uni Emirat Arab untuk Presiden Joko Widodo," imbuhnya.
Baca juga: SKP Angkie Apresiasi Rencana Polri Rekrut Disabilitas Jadi Pegawai
Lanjut Stafsus Presiden Bidang Sosial ini menyadari bahwa tanpa dukungan dari Kemensos, Kemenkes serta Kemendagri rasanya sulit menyukseskan vaksinasi ini.
Untuk itu, patut ia menyampaikan terima kasih kepada Mensos Risma Trimahardini.
Di hadapan Mensos, Angkie mengatakan bahwa vaksinasi COVID-19 khusus penyandang disabilitas untuk pemberian dosis pertama di Pulau Jawa - Bali telah mencapai 95,24 persen. Dan kini pemberian vaksin dosis kedua sedang berlangsung hingga awal Oktober nanti.
Angkie mengaku sempat pesimis dengan program vaksinasi untuk disabilitas ini bisa berjalan lancar dan sukses, namun berkat dukungan dari kementerian serta organisasi penyandang disabilitas, ia pun mulai optimis.
Menurutnya, capaian luar biasa ini tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektoral yang dibangun sejak bergulirnya pelaksanaan vaksinasi untuk disabilitas ini.
"Alhamdulillah vaksinasi khusus penyandang disabilitas untuk dosis pertama telah mencapai 95,24 persen, jujur saja saya sempat mau nyerah tapi melihat semangat teman-teman dari Kemensos di daerah, relawan, dan tenaga medis yang begitu luar biasa, membuat saya yakin kalau vaksinasi ini bisa mencapai target maksimal, dan alhamdulilah itu bisa terwujud berkat kolaborasi lintas sektoral," tambah Angkie.








Komentar