Sekilas Info

Pernyataan Sikap

PB IDI Sikapi Konflik Jalur Gaza: Patuhi Hukum Humaniter Internasional

PB IDI Sikapi Konflik Jalur Gaza: Patuhi Hukum Humaniter Internasional

Pernyataan Sikap PB IDI Terkait Penyerangan Terhadap Fasilitas Kesehatan dan Tenaga Medis Kesehatan di Wilayah Konflik

dailyklik.id, Jakarta - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyampaikan belasungkawa atas hilangnya nyawa pada kedua pihak yang berkonflik di jalur Gaza, khususnya bagi para profesional medis yang kehilangan nyawa saat memberikan layanan penyelamatan nyawa kepada masyarakat.

Sebagai organisasi profesi medis, PB IDI berkomitmen untuk menyebarkan informasi tentang pentingnya perawatan medis yang etis, serta tujuan perdamaian dunia dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan universal.

World Medical Association (WMA) atau Asosiasi Medis Dunia beserta Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) mengeluarkan seruan mendesak kepada semua pihak yang berkonflik agar mematuhi norma-norma Hukum Humaniter Internasional (IHL) untuk tidak menyerang fasilitas medis dan kendaraan tenaga kesehatan, serta melindungi tenaga kesehatan.

Baca juga: Koperasi Pers Indonesia Terbentuk, Devis Karmoy Terpilih Menjadi Ketua

Baca juga: Indonesia Mampu Hadapi Kontraksi Ekonomi Dunia, Analis: Kuncinya Fokus Energi Terbarukan dan Investasi Sesuai Profil Risiko

"Petugas kesehatan harus diberikan sumber daya yang mereka perlukan untuk merawat semua pasien dengan penuh kasih sayang dan sesuai dengan nilai etika profesi dan netralitas medis. Koridor kemanusiaan harus digunakan untuk memastikan pengiriman pasokan medis penting dan bantuan kemanusiaan lainnya ke Jalur Gaza dengan aman," tegas PB IDI dalam keterangan resmi yang diperoleh dailyklik, Selasa 31 Oktober 2023.

Lanjut PB IDI, World Medical Association (WMA) atau Asosiasi Medis Dunia dan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia mengajukan permohonan yang kuat kepada kedua belah pihak untuk menyelamatkan warga sipil, rumah sakit, dan layanan penting lainnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Redaksi

Baca Juga