Asrama SMK Negeri Ampera dan Kehidupannya
Di situlah, saya merasa, saya mendapat sesuatu yang baru untuk diri saya sendiri. Di mana sifat saya yang kurang peduli dengan orang lain, bisa saya rubah dengan sistem KORSA yang kami belajar di asrama.
Suatu ketika, ada salah-satu teman saya, yang melanggar peraturan di asarama. dia ribut dan mengganggu ketenangan tetangga. Dia dipanggil oleh bapak asrama.
Karena ada rasa KORSA yang timbul dari diri kami semua, kami semua menghadap bapak dan ibu asrama. Kami diberi pembinaan. Dan itu kami terima dengan iklas.
Setelah itu, kami kembali ke kamar masing-masing. Untuk tidak menimbulkan keributan lagi, kami melanjutkan pembicaraan lewat facebook dan WA.








Komentar