Sekilas Info

Asrama SMK Negeri Ampera dan Kehidupannya

Naomi Ahalfani, Siswi SMK Negeri Ampera, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur.

Saya termaksud salah-satu siswi yang tingal di asrama sekolah saya sendiri. Awalnya saya tidak mau, karna asrama yang saya tempati kurang memadai.

Namun, ada pepatah juga yang menyatakan bahwa “berakit–rakit ke hulu, berenang–renang ke tepian“. Artinya, “bersusah-susah daluhu, bersenang–senang kemudian”.

“Saya percaya, proses tidak perna menghianati hasil”, ingatku pada kata pak Gusti.

Berhubungan rumah saya jauh, saya diwajibkan tinggal di asrama. Yah, mau tidak mau, saya harus mau! Dan itu sudah hampir tiga tahun.

Baca juga: Soal Expo Alor 2020 di Pandemi Covid-19, Begini Reaksi Politisi dan Diaspora Alor

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6 7 8
Penulis: Naomi Ahalfani
Editor: Redaksi

Baca Juga