Sekilas Info

Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada Flores Timur Menurun, Perlu Evaluasi dan Perbaikan

Tim Riset dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Eusabius Saparera Niron (Kanan) dan Stefanus Ile Ratu anggota merangkap Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi (Kiri). Dailyklik.id/Arsenius Agung.

DAILYKLIK.ID, Flores Timur – Tingkat partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Flores Timur tahun 2024 mengalami penurunan. Berdasarkan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, partisipasi pemilih hanya mencapai 61,39 persen, turun cukup jauh dibandingkan Pilkada 2017 yang mencapai 78,9 persen.

Hal ini disampaikan oleh tim riset dari Universitas Katolik Widya Mandira Kupang dalam acara diseminasi hasil penelitian yang berlangsung di Hotel Sunrise Weri, Kamis (10/4/2025).

Ketua Tim Riset, Eusebius Saparera Niron, menjelaskan, ada beberapa faktor utama yang memengaruhi penurunan partisipasi ini. Di antaranya adalah kurangnya diskusi publik tentang isu-isu pemilu, masalah teknis dan administratif, karakteristik pemilu, serta pengaruh lingkungan sosial dan alam.

"Kurangnya diskusi publik yang efektif bisa membuat masyarakat kurang tertarik atau kurang memahami pentingnya pemilu," ujar Eusebius.

Sementara itu, Bupati Flores Timur Antonius Doni Dihen mengatakan, partisipasi masyarakat dalam politik bisa bersifat kesadaran sendiri (voluntary) atau karena ajakan pihak lain (mobilized). Menurutnya, masyarakat perlu didorong agar sadar dan mau ikut pemilu tanpa harus dimobilisasi.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Arsenius Agung
Editor: Dedy Hu
Photographer: Arsenius Agung

Baca Juga