Sekilas Info

Santi Sinaga, Penyedia Jasa Tik Manual yang Masih Eksis di Pintu Sumber USU

Santi Sinaga, penyedia jasa tik manual di Pintu Sumber USU. Credit Photo: Mila Audi Putri

Sedihnya, ketika penghasilan tersebut harus dipotong untuk berbagai kebutuhan. Salah satunya adalah biaya sewa tempat yang mencapai Rp12 juta per tahun. Selain itu, ia juga perlu menanggung biaya sewa kos yang letaknya tidak jauh dari tempat usahanya. “Cukup-cukuplah untuk makan dan bayar sewa,” ujarnya dengan senyuman.

Meski usianya sudah lanjut, Santi masih berharap bisa terus bertahan. Terkait komputer, ia mengaku menyesal karena tidak sempat mempelajarinya sejak dahulu. “Sebenarnya sih gak lama belajarnya. Tapi kadang-kadang takut. Sakit matanya perih kalau kelamaan. Di HP aja keras cahaya radiasinya tuh,” ujarnya.

Saat ditanya mengenai harapan, Santi tersenyum. Ia berharap para mahasiswa yang pernah terbantu dengan jasa tiknya dapat memperoleh pekerjaan yang layak dan meraih kesuksesan. Untuk usahanya sendiri, selama masih mampu mencukupi kebutuhan hidup dan membayar biaya sewa dari penghasilan, jasa tik manual akan terus dijalankan.

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: Mila Audi Putri
Editor: Dedy Hu
Photographer: Mila Audi Putri

Baca Juga