Jenazah Pengusaha Gurita Asal Bekasi Dipersulit di Bandara, Keluarga: Ini Semi Kejahatan Manipulatif!
Ketua LBHAP Maumere, Darman Eldin, yang mendampingi keluarga, mengungkap adanya permintaan pembayaran tambahan sebesar Rp550 ribu untuk pengambilan peti jenazah.
“Saya tunjukkan semua bukti bahwa administrasi sudah lengkap dari Maumere, tapi tetap diminta bayar. Saya hubungi Lion Cargo berulang kali, baru diangkat setelah hampir 40 menit,” keluh Darman.
Meski sempat protes, pihak keluarga akhirnya terpaksa membayar demi bisa membawa pulang jenazah. “Ini bukan sekadar pungutan, tapi bentuk semi kejahatan manipulatif yang memanfaatkan kondisi duka,” tegas Darman.
Ia mendesak pemerintah dan aparat penegak hukum menindak tegas praktik serupa agar tidak terulang. “Kami berharap kasus ini jadi perhatian serius. Jangan ada lagi keluarga yang berduka diperlakukan seperti ini,” tutupnya.








Komentar