Sekilas Info

Nasib Honorer R4 Padang Pariaman Masih Menggantung, Audensi dengan Bupati Belum Beri Titik Terang

Dailyklik.id, Padang Pariaman – Harapan 1.300 tenaga honorer kategori R4 untuk diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu belum membuahkan hasil. Audensi antara Aliansi R4 dengan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, pada Kamis (7/8/2025) di Hall IKK Kantor Bupati, berakhir tanpa kesepakatan.

Pertemuan yang dihadiri Sekda Rudy R. Rilis, Kepala BKSDM Maizar, Asisten III Fakhriati, serta perwakilan honorer dari tenaga pengajar, tenaga kesehatan, operator, hingga penjaga sekolah itu membahas usulan pengangkatan R4 menjadi PPPK paruh waktu. Aliansi mendesak agar usulan segera disampaikan ke Kemenpan RB dan BKN sebelum tenggat 14 Agustus 2025.

Bupati John Kenedy Azis menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi kendala utama. Berdasarkan UU No.1 Tahun 2022, belanja pegawai maksimal 30 persen dari total APBD, di luar tunjangan guru. Setelah pengangkatan 434 PPPK bulan lalu, rasio kepegawaian sudah mencapai 55 persen. Jika menambah 1.000 PPPK lagi, rasio akan naik menjadi lebih dari 61 persen, sementara APBD Padang Pariaman tengah defisit Rp98 miliar, dengan kalkulasi riil defisit sekitar Rp150 miliar.

“Kami tetap berusaha mencari solusi agar R4 bisa diangkat, tapi harus dipahami bahwa jika batas belanja pegawai dilanggar, APBD 2027 berisiko tidak disetujui DPRD Provinsi,” ujar Bupati.

Ketua Aliansi Honorer R4, Sari Wahyuni, menyampaikan pihaknya datang untuk menuntut kejelasan status. Ia mengaku kecewa karena belum ada jawaban pasti, namun tetap berharap Bupati memperjuangkan usulan ke pusat. Sari juga meminta maaf atas ucapan beberapa anggota yang menimbulkan ketegangan saat pertemuan.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Rizki Ahmad Rifandi
Editor: Dedy Hu
Photographer: Rizki Ahmad Rifandi

Baca Juga