Sekilas Info

Ketika Keadilan Bertemu dengan Kemanusiaan: Kejati Sumut Pulihkan Hubungan Keluarga yang Retak

Situasi semakin mencekam ketika Dapot terpaksa melarikan diri demi menyelamatkan diri. Beruntung, sang ibu, Netty Nainggolan, berhasil menahan Anggiat agar tidak mengejar ayahnya lebih jauh.

Meski peristiwa ini sempat berujung ke ranah hukum, akhirnya ada secercah harapan. Dalam mediasi yang difasilitasi oleh kejaksaan, Anggiat menyadari kesalahannya.

Ia meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Dapot, sebagai seorang ayah, memilih untuk memaafkan dan memberikan kesempatan kedua bagi putranya.

Ketika Amarah Menghancurkan Rumah Sendiri

Kasus kedua datang dari Langkat, melibatkan dua saudara kandung, Agus Salim dan Abdul Kaci. Kejadian ini berawal dari hal sepele—Agus yang tengah tertidur merasa terganggu oleh suara bising dari ruang tamu. Kemarahan yang meledak membuatnya nekat memukul wajah abangnya, Abdul Kaci, berulang kali.

Namun, amarahnya tak berhenti di situ. Agus kemudian menghancurkan dinding rumah yang terbuat dari triplek, memecahkan kaca jendela, hingga merusak sepeda motor milik Abdul Kaci dengan tabung gas.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Dedy Hu

Baca Juga