Sekilas Info

Kisah Pilu di Balik Reruntuhan

Jejak Bencana Sukabumi – Mengabadikan Kisah, Menyusun Solusi

Lena, 38 tahun, warga kampung Ciawitali, Desa Loji, Sukabumi memegang foto suaminya dalam bingkai, saat ditemui di rumahnya baru-baru ini. Lena harus kehilangan suaminya, Syahroni, 42 tahun, dalam bencana longsor yang melanda Sukabumi pada Desember 2024. DAILYKLIK/Idris Andriansyah.

Pelajaran dari Sebuah Tragedi

Bencana ini menjadi pengingat bahwa mitigasi harus menjadi perhatian utama, bukan hanya saat musibah datang. Lena, Kosasih, dan Abas hanyalah sebagian kecil dari ribuan warga yang kehilangan tempat tinggal dan orang tercinta. Mereka kini hanya bisa berharap agar pemerintah segera membantu mereka untuk bangkit kembali.

Namun, di balik semua duka ini, ada satu kisah yang tak boleh dilupakan: pengorbanan seorang ayah yang rela berjuang demi masa depan anaknya. Syahroni telah pergi, tetapi jejak kasih sayangnya akan terus dikenang sebagai bukti cinta sejati seorang ayah yang mengutamakan keluarga di atas segalanya.

Jejak longsor di Sukabumi Desember 2024 lalu. Data BPBD mencatat, 39 dari 47 kecamatan terdampak, lebih dari 23.000 jiwa kehilangan tempat tinggal, 10 orang meninggal dunia, dan 2 lainnya masih dalam pencarian. Dailyklik.id/Idris Andriansyah

Semoga kisahnya menjadi pengingat bagi kita semua bahwa di tengah bencana, selalu ada ketulusan, harapan, dan semangat untuk bangkit kembali. Dan lebih dari itu, tragedi ini harus menjadi pemicu perubahan, agar tak ada lagi keluarga yang harus kehilangan orang tercinta akibat bencana yang sebenarnya bisa dicegah. (*)

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Idris Andriansyah
Editor: Dedy Hu
Photographer: Idris Andriansyah

Baca Juga