Hambatan Pupuk masih Mendera Produksi Padi Sumut
Dalam rapat koordinasi itu terungkap bahwa saat ini Kementerian Pertanian sudah memangkas rantai distribusi pupuk sehingga bisa langsung ke pengecer dan petani. Kebijakan tersebut diharapkan Agus dapat lebih memudahkan dan memperlancar pasokan dan distribusi pupuk di wilayahnya.
Dalam kunjungan kerja di Sumut pada Desember 2024, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga mendapat keluhan mengenai pupuk dari para petani. Para petani mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi serta data penerima yang berubah-ubah.
Merespons keluhan itu, Mentan memastikan kondisi tersebut tidak akan terjadi lagi mulai 2025 dan setiap petani bisa mendapatkannya hanya dengan menunjukkan KTP. Dengan ketersediaan anggaran sekitar Rp54 triliun, Mentan yakin suplai pupuk bersubsidi akan selalu tersedia sepanjang tahun.
Rajali, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumut mengungkapkan pada 2023 provinsinya mendapat alokasi pupuk bersubsidi sebanyak total 363.411,70 ton. Pada 2024, jumlah alokasi meningkat menjadi sebanyak total 478.288 ton.








Komentar