Sekilas Info

Mentan “Kebanjiran” Keluhan Brigade Pangan di Sumut

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kanan) saat melayani keluhan Brigade Pangan dalam apel siaga di Sumut, Rabu (11/12).

"Kalau ada pungutan biaya, yang memungut akan diproses hukum dan dan yang dipungut akan dikeluarkan dari Brigade," ungkapnya.

Adapun bantuan kepada brigade yang telah memenuhi persyaratan (terdiri dari 15 orang dan memiliki lahan kelolaan seluas minimal 200 hektare) berupa alat-alat produksi pertanian (alsintan), bibit padi dan pupuk bernilai total Rp3 miliar per kelompok.

Sebelumnya, Heru Tri Widarto, Plt Dirjen Perkebunan yang juga Penanggungjawab Brigade Pangan Sumut, mengungkapkan saat ini Sumut memiliki 158 tim Brigade Pangan yang tersebar di 14 kabupaten. Antara lain Tapanuli Tengah (6), Labuhanbatu (7), Asahan (6), Nias Selatan (1), Serdangbedagai (6), Batubara (1), Nias Utara (1), Mandailing Natal (15), Nias (3), Labuhanbatu Utara (32), Tapanuli Selatan (3), Nias Barat (2), Langkat (40) dan Deliserdang (35).

Pemerintah membentuk Brigade Pangan untuk membantu petani meningkatkan hasil panen melalui pelatihan, pendampingan dan penggunaan teknologi pertanian. Tim brigade yang terdiri dari kelompok tani, penyuluh pertanian dan masyarakat setempat itu juga dibentuk untuk mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk menanam tanaman pangan.

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis:
Editor: Devis Karmoy

Baca Juga