Sekilas Info

Sumut Yakin 7 Program Ini Mampu Tekan Kemiskinan Ekstrem di Bawah Rerata Nasional

Ilustrasi. (Antarafoto/indrianto Eko Suwarso)

Selanjutnya program bus kesehatan bergerak, serta program kelas perempuan mandiri berbudaya (Kelapa Muda). Adapun kebijakan ketujuh adalah program bantuan sarana produksi (Saprodi) pertanian.

Pemprov Sumut juga akan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan program-program ini berjalan dengan baik. Dengan begitu kebijakan-kebijakan tersebut akan mampu menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayahnya, setidaknya terus berada di bawah rata-rata nasional.

Dengan optimisme tersebut Agus Fatoni menyampaikan kepada Kemenko PMK bahwa provinsinya siap menjadi pelopor dalam penghapusan kemiskinan ekstrem. Terlebih, Sumut memiliki catatan positif dalam pengentasan kemiskinan dalam beberapa waktu terakhir.

Pada Maret 2022, persentase kemiskinan ekstrem di Sumut tercatat masih berada di angka 1,42% (212.810 jiwa). Namun setahun kemudian, atau sampai dengan Maret 2023, angka kemiskinan ekstrem di Sumut turun menjadi sebesar 0,78% (118.420 jiwa).

Selanjutnya 1 2 3
Penulis:

Baca Juga