Sekilas Info

Pemilu Dan Semangat Persatuan Nasional

Dengan memahami pentingnya persatuan nasional, Pemilu 2024 dapat menjadi momentum untuk merajut kembali ikatan yang mungkin terasa kendur. Dengan bersatu, Indonesia dapat menghadapi tantangan masa depan dengan lebih kuat dan lebih bersama-sama, memperkuat fondasi demokrasi dan kemajuan bangsa. Terlebih kita dihadapkan dengan persoalan kebangsaan yang kompleks, dari persoalan kemiskinan, pengangguran, kelaparan hingga bencana alam yang perlu segera kita atasi bersama sebagai sebuah bangsa.

Maka, persatuan nasional jadi fondasi utama dalam membangun Indonesia yang berkelanjutan dan berdaya saing. Apalagi potensi kekayaan sumberdaya alam nasional harus segera dikelola dengan sebaik mungkin untuk kepentingan membangun kemakmuran dan negara yang berkeadilan, sebagaimana amanat konstitusi yang diatur dalam Pasal 33 ayat (1) UUD 1945 menegaskan bahwa “Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan”, dan dipertegas pada Pasal 33 ayat (3) bahwa, “bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat”.


BACA JUGA
IKN Nusantara menjadi Momentum bagi Pemberdayaan Potensi Nasional


Makna yang terkandung dalam ayat tersebut dalam konteks pengelolaan potensi kekayaan sumberdaya alam yang melimpah, persatuan nasional menjadi kunci untuk mencapai hasil yang maksimal. Dengan menghargai dan merangkul keberagaman budaya Nusantara, kita dapat bersatu dalam mengelola sumberdaya alam secara bijak dan berkelanjutan.

Persatuan ini menghasilkan kerjasama lintas budaya dan suku yang memungkinkan pengembangan industri sumberdaya alam yang efisien dan berdampak positif bagi seluruh masyarakat. Dengan demikian, persatuan nasional menjadi landasan yang kuat dalam memastikan bahwa kekayaan alam Indonesia digunakan untuk kesejahteraan bersama, menguatkan negara sebagai kekuatan ekonomi yang berkelanjutan di tingkat global.

Penulis : Dr Rasminto saat ini sebagai Direktur Eksekutif Human Studies Institute dan Dosen Geografi Politik UNISMA.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Rasminto
Editor: Devis Karmoy

Baca Juga