Kriminal
Pelaku Ditangkap, Oknum Kades AH Terlibat Pelaku Curas Mahasiswa FH UINSU di Medan Sunggal
Seorang juru parkir berinisial JP yang turut menyaksikan di lokasi kejadian mengatakan korban sempat dicekik dan ditarik kerah bajunya. Saksi mengatakan turut merasa kasihan melihat korban yang dianiaya oleh tiga pria berbadan tegab itu.
"Anak itu bang, yang kemarin malam dijambak-jambak rambutnya, dipiting, disikut kayak binatang, sempat ku teriaki, siapa nama keluarga mu disini biar ku kasih tau, biar kusuruh datang kemari," ujar saksi JP.
BACA JUGA
Mahasiswa UINSU Dianiaya dekat Polsek Medan Sunggal, Pelaku Mengaku oknum Perwira Polri
Djarot Desak Polisi Kejar Aktor Intelektual Penganiaya Timses PDI Perjuangan di Langkat
Parahnya lagi, sebut JP, usai dianiaya 1 unit HP korban juga merampas pelaku agar korban tidak bisa menghubungi keluarga.
"Para pelaku sangat sadis, kami pikir juga mereka pelaku penganiayaan betul betul polisi," jelasnya.
Orangtua korban penganiayaan, Hermansyah mengaku telah berkomunikasi dengan seorang pelaku yang mengaku berpangkat AKP Irfan. Dari komunikasi melalui saluran telepon, pelaku AKP Irvan mengaku bertugas di Polsek Sunggal.
"Penelpon (pelaku) meminta agar segera mentransfer sejumlah uang karena anak saya ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba," ujar Hermansyah.
Namun setelah Hermansyah menghubungi salah seorang petugas Polsek Medan Sunggal, petugas tersebut mengaku tidak mengenal AKP Irvan termasuk foto profil si penelpon. Setelah mengetahui foto profil WhatsApp pelaku, petugas di Polsek Medan Sunggal memastikan pelaku bukan anggota perwira Polsek Medan Sunggal.








Komentar