Tingkatkan Cakupan ASI Eksklusif, Berdayakan Kader Lokal sebagai Langkah Penting Atasi Stunting
Kepala Puskesmas Sogaeadu, Setiani Waruwu, merasa senang dengan upaya yang dilakukan oleh tim USU.
"Kami sangat senang melihat adanya pemberdayaan yang konkrit. Pelatihan ini memberikan pemahaman yang sederhana dan mudah dipahami bagi para kader medis, yang selama ini seringkali mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas mereka," imbuhnya.
Upaya ini menjadi langkah awal untuk meningkatkan cakupan ASI eksklusif di Kepulauan Nias. Tim USU berkomitmen untuk memperluas program pelatihan dan terus meningkatkan kemampuan para kader medis dalam mengatasi masalah kesehatan di wilayah mereka, terutama terkait rendahnya cakupan ASI eksklusif.
Baca juga: Pengamat Hukum PUSHPA Meminta Komisi Kejaksaan Ambilalih Perkara di Kejari Langkat
Baca juga: Peluang Investment Market dalam Situasi Konflik Geopolitik
Dengan adanya kolaborasi yang kuat ini, diharapkan dapat dihindari generasi yang rendah kualitas kesehatannya dan potensi intelektualnya di Kepulauan Nias.
"Melalui upaya ini, masyarakat setempat dapat bersama-sama menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas," pungkas Fotarisman.
Baca juga: Polres Taput Tangkap Penambang Ilegal, Pelaku Terancam Denda Rp10 Miliar
Baca juga: Mencegah Kekerasan Seksual, Mahasiswa USU Menandatangani Komitmen Bersama








Komentar