Sekilas Info

Peternakan

Kolaborasi Amartha-BroilerX, Dukung Transformasi Digital Berkelanjutan di Sektor Peternakan

Kolaborasi Amartha dan BroilerX dimulai pada Juni 2023 melalui program Kemitraan Partner Farming.

Sistem pembiayaan yang digunakan dalam kolaborasi ini, lanjut Adityo, berbeda dengan sistem tanggung renteng yang selama ini dipakai Amartha untuk menyalurkan modal ke perempuan pengusaha ultra mikro.

Kali ini, para peternak ayam dapat mengajukan pembiayaan yang digunakan untuk membeli peralatan ternak berbasis teknologi dari BroilerX, sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksi.

Selain itu, para peternak juga memiliki tenor pembiayaan yang berbeda dengan mitra perempuan binaan Amartha.

Baca juga: Bank BTPN Terapkan Transformasi Digital dengan Teknologi SDM yang Berorientasi Karyawan, Bermitra dengan Darwinbox

Melalui program Kemitraan Partner Farming, peternak dapat memilih tenor pembiayaan yang lebih singkat sesuai masa panen di sektor peternakan, yaitu mulai dari 45 hari sampai 90 hari.

Dalam menyalurkan modal bagi peternak ayam, Amartha memanfaatkan teknologi risk-profiling berbasis AI, yang akan menghasilkan credit scoring akurat bagi peternak.

Sebagai mitra Partnership Lending Amartha, BroilerX menyediakan produk dan layanan yang beragam, mulai dari program kemitraan bagi peternak, smart farming atau perangkat kontrol lingkungan kandang ayam berbasis IoT (Internet of Things), ERP (Enterprise Resource Planning), serta suplai ayam hidup dan penyedia karkas ayam.

Baca juga: Persaingan Kian Ketat, Ini Jurus Bank Digital Tak Ditinggalkan Nasabah

Chief Executive Officer (CEO) BroilerX, Prastyo Ruandhito, menyatakan bahwa BroilerX sebagai perusahaan yang fokus pada sektor peternakan, melihat potensi yang besar bagi sektor ini untuk berkembang.

"Kami memiliki keahlian untuk menciptakan teknologi yang mampu meningkatkan produktivitas peternakan. Namun, masalah yang dihadapi para peternak binaan tidak berhenti pada produktivitas saja, namun juga masalah terhadap akses finansial. Sering kali peternak sudah siap dengan ilmu dan keahlian, namun terbentur permodalan untuk bisa berkembang," karanya.

"Oleh sebab itu, butuh kerja sama dengan mitra lain yang memiliki kredibilitas dalam hal keuangan inklusif. Ini terjawab lewat kolaborasi dengan Amartha," paparnya.

Baca juga: ILO dan BPS Menguatkan Kapasitas lintas Kementerian untuk Program SDMI

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Redaksi

Baca Juga