Sekilas Info

Industri

Industri Perparkiran Indonesia akan Diwarnai Implementasi Teknologi Perparkiran 4.0

Perkembangan teknologi perparkiran generasi 4.0 juga dirancang untuk adaptif terhadap berbagai tren baru, salah satunya adalah tren penggunaan mobil dan sepeda motor listrik.

Jumlah populasi kendaraan listrik yang terus meningkat, ditambah dukungan pemerintah terhadap ekosistem kendaraan listrik untuk mengejar target pengurangan emisi, perlu didukung dengan keberadaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) atau EV charging station.

Pada tahun lalu, pemerintah pusat maupun pemerintah DKI Jakarta telah mewacanakan adanya kewajiban bagi pengelola gedung untuk menyediakan SPKLU di area parkir masing-masing. Bahkan, di DKI Jakarta, setiap gedung baru sudah wajib menyediakan EV charging station di area parkirnya.


Baca juga:
Ini Skill Penting untuk Unggul Bersaing di Bursa Kerja


“Kami pun menyambut kebijakan ini dengan menyediakan area khusus EC charging station di lot parkir masing-masing gedung,” kata Charles.

Bersama dengan para mitranya, Centrepark kini terus mengembangkan keberadaan SPKLU di berbagai lokasi parkir yang dikelola perusahaan.

“Kami beradaptasi dengan peningkatan penggunaan kendaraan listrik, Centrepark, sebagai perusahaan perparkiran berbasis teknologi, tentunya akan mengakomodir kebutuhan pengisian kendaraan listrik di berbagai lokasi," ujarnya.


Baca juga:
Sandiaga Uno Apresiasi Peluncuran Campus Marketplace Unikommart.Bhinneka.com


Berbagai inovasi dan pengembangan yang dilakukan perusahaan, menurut Charles, merupakan implementasi atas visi perusahaan untuk menjadi pemimpin pasar di industri perparkiran dan teknologi mobilitas di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Ini juga sesuai dengan misi Centrepark untuk mendigitalisasikan mobilitas masyarakat Indonesia, melebarkan ekosistem bisnis, dan secara terus-menerus berinovasi dan mengembangkan teknologi,” jelasnya.

Untuk mewujudkan visi dan misi tersebut, pada tahun ini Centrepark pun menetapkan sejumlah rencana strategis 2023-2025.


Baca juga:
Pengamat Ekonomi Syariah: Indonesia Berpeluang Masuk Pasar Global Industri Halal


Strategi pertama dimulai dengan penguatan bisnis inti dan proses internal perusahaan.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Devis Karmoy
Photographer: Istimewa

Baca Juga