Meningkatkan Kualitas Pendidikan adalah dengan pergi ke Sekolah Lebih Awal?
Oleh karena itu, terlepas dari berbagai pro dan kontra yang terjadi di masyarakat tentang kebijakan ini, kita juga untuk sedikit lebih peduli terhadap dunia pendidikan terkhususnya di Nusa Tenggara Timur.
Kita harus mensisihkan sejenak waktu untuk berpikir kembali tentang arti sebenarnya dari Pendidikan itu sendiri. Faktor-faktor apa saja yang menjadi dasar dari pendidikan dan faktor apa saja yang harus di perhatikan terlebih dahulu untuk meningkatkan Kualitas Pendidikan Di Nusa Tenggara Timur.
Kebijakan yang di ambil oleh Gubernur NTT ini juga bisa di anggap sebagai salah satu pemicu yang tepat untuk Indonesia agar lebih memprioritaskan Dunia Pendidikan serta faktor-faktor pendukungnya. Seperti Kualitas Guru, Fasilitas Pendidikan, Kurikulum, serta Metode Pembelajaran yang tepat untuk siswa.
Baca juga:
Sah! Kapolda NTT Kembalikan Lahan 18 Ha Kepada Pemberi Hibah, Kapolres: Alor Harus Aman
Begitu juga dengan kesejahteraan guru yang harus lebih diperhatikan, karena masih banyak guru-guru Di Indonesia yang tidak mendapat Hak yang sepantasnya.
Kesimpulannya, Kebijakan yang di ambil oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur ini perlu di kaji ulang dengan alur yang sesuai, serta harus terlebih dahulu disosialisasikan kepada masyarakat.
Karena kebijakan publik seharusnya melibatkan banyak pihak dalam pegambilan keputusan bukan terkesan terburu-buru seperti ini. Apalagi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, ada banyak hal yang harus di perhatikan bukan hanya sekedar pergi kesekolah lebih awal.
Baca juga:
Inilah 5 Kabupaten Termiskin di NTT, Totalnya Mencapai 20 Persen Populasi
Akhir kata saya sebagai penulis berterima kasih kepada para Pegiat pendidikan di Provinsi Nusa Tenggara Timur, oleh karena kebijakan ini kita lebih di sadarkan tentang pentingnya nilai pendidikan serta yang paling penting adalah Provinsi Nusa Tenggara Timur naik ke peringkat pertama sebagai provinsi dengan pengambilan keputusan kebijakan publik tercepat di Indonesia.
Penulis : Herman RN Rula Un adalah Mahasiswa FKIP Bahasa Inggris Universitas Tribuana Kalabahi, Alor, Nusa Tenggara Timur dan Calon reporter (Cr) dailyklik di Alor.








Komentar