Blangko E-KTP Disdukcapil Karo Kosong, Warga sebut ada permintaan Uang
Hal senada juga disampaikan warga Karo lainnya yang hendak membuat E-KTP di Disdukcapil Karo, mereka mengaku kecewa apabila untuk memperoleh E-KTP dengan cepat harus melalui jalur orang dalam, atau diduga calo.
Padahal warga sangat membutuhkan kartu Identitas untuk keperluan pekerjaan. Sebab saat ini, E-KTP menjadi syarat utama untuk melamar pekerjaan.
"Udah ekonomi makin sulit, diminta uang pula jadi makin susah masyarakat kalau begini," ujar warga Karo yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Baca juga:
Peran Penting Pemilih Pemula dalam meningkatkan Partisipasi Politik pada Pemilu Serentak
Kepala Disdukcapil Karo Susy Iswara Bangun yang hendak dikonfirmasi tidak berada di tempat. Bahkan sejumlah staf Disdukcapil yang berada di kantor tersebut yang ditemui wartawan satupun tidak mau menjawab konfirmasi.
Salah seorang staf mengaku Susy Iswara Bangun sedang tidak berada di Kantor, dan tidak bisa dipastikan kapan Susy Iswara Bangun dapat dikonfirmasi terkait kekosongan blangko E-KTP.
"Kadis lagi ke lapangan, gak tau baliknya jam berapa, Kabid (Kepala Bidang) pun gak ada. Gak ada juga yang bisa memberi konfirmasi bang," kata Staf Disdukcapil Karo yang ditemui wartawan.
Warga lain berharap persoalan ini harus segera diatasi, sebab bukan tidak mungkin kekosongan blangko E-KTP yang disebut-sebut dapat berpotensi bagi warga untuk mengurus E-KTP.








Komentar