Sekilas Info

DEEP Indonesia Dorong KPU dan Bawaslu Penuhi Keterwakilan Perempuan

Direktur Eksekutif Democracy Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia, Neni Nur Hayati.

"Semua persoalan itu mencederai kesempatan perempuan untuk mengakses kompetisi yang adil dan setara. Intinya, ini menjadi catatan penting untuk kami semua bagaimana pemilih perempuan harus betul-betul mandiri, terbebas dari intervensi, kebohongan, intimidasi, pengaruh hoaks, dan bentuk tekanan apapun," jelasnya.

Oleh karena itu, dia mendorong seluruh anggota KPU dan Bawaslu periode 2022-2027 untuk memastikan adanya keterwakilan perempuan sebagai pihak penyelenggara pemilu di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota.

"Saya meyakini anggota KPU dan Bawaslu terpilih, yang didominasi laki-laki, memiliki perspektif gender yang baik. Mari hadirkan keterwakilan perempuan. Kami menagih komitmen itu untuk direalisasikan," tandasnya seperti dilansir dari Antara.

Selanjutnya 1 2
Penulis:
Editor: Redaksi
Photographer: Istimewa

Baca Juga