Atensi Khusus Mafia Tanah, Jaksa Agung: Tidak Ingin Para Mafia Leluasa
Dia kemudian membandingkan biaya logistik di pelabuhan Indonesia yang tergolong tinggi dengan biaya logistik di pelabuhan China dan Malaysia yang masing-masing hanya 15 persen dan 13 persen.
"Tingginya biaya logistik tersebut tidak terlepas dari faktor belum efektifnya kegiatan sistem bongkar muat di pelabuhan serta adanya indikasi mafia pelabuhan yang semakin mempekeruh keadaan. Pemerintah Pusat meminta kepada kita untuk memonitor dan menindak tegas para mafia pelabuhan," ungkapnya lagi.
Terkait hal itu, Burhanuddin memerintahkan kepada jajaran satuan kerja di wilayah hukumnya yang memiliki fasilitas pelabuhan agar segera bergerak melakukan operasi intelijen dalam rangka pemberantasan mafia pelabuhan.
"Tindak tegas jika ada indikasi oknum aparat yang terlibat dan menjadi mem-backing para mafia pelabuhan," tuturnya.








Komentar