Sekilas Info

Salah Kaprah Soal Ekowisata, Pahami 4 Faktanya

Ecotourism atau ekowisata sedang naik daun
Tangkahan sungai dan bebatuan

Diyah juga menegaskan bahwa perilaku traveling ramah lingkungan wajib diterapkan saat berada di lokasi ekowisata. Saatnya #TimeforActionIndonesia bagi kita untuk bergerak.

“Jangan sampai lokasi yang sudah benar-benar dijaga malah dikotori oleh sampah. Jangan pula mengukir-ukir dan menulis sembarangan. Memang di destinasi ekowisata banyak sekali hal-hal yang sangat bagus. Saking bagusnya, tak sedikit yang tergoda untuk mengukir nama," sebutnya.

"Percuma datang ke destinasi ekowisata, kalau ujung-ujungnya merusak juga. Harusnya kedatangan kita membuat tempat itu tetap bagus dan lestari.” harap Diyah.

Alex juga menyayangkan perilaku tak peduli lingkungan yang dilakukan oleh wisatawan di Gunung Rinjani.

Ia pernah menemukan area menghitam akibat kebakaran dari sebuah puntung rokok yang dibuang sembarangan. Ratusan meter persegi lahan tanaman edelweiss hangus terbakar.

“Aku juga menemukan pohon sangat besar yang dikerat-kerat dengan pisau. Janganlah merusak alam sebagus itu. Jangan juga mengambil apa pun dari alam, termasuk bunga edelweiss. Cukup difoto saja," tandasnya.

"Bukan cuma kita yang ingin menikmati alam. Kalau kita merusaknya, generasi berikutnya bisa menikmati apa?” ungkapnya dalam IG Live yang digagas Hutan Itu Indonesia pertengahan Oktober lalu.

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6
Penulis: Devis Karmoy
Editor: Redaksi
Photographer: Prama Danawira

Baca Juga