Eksotis! Kampung Kawa Dijuluki The Next Rising Star oleh Otorita Labuan Bajo
Sementara Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASTINDO) DPD Nusa Tenggara Timur Robertus Waka berpendapat, Kampung Kawa adalah salah satu aset yang berharga terutama bagi masyarakat Kawa dan Kabupaten Nagekeo.
"Sebagai suatu aset, maka ada dua hal yang perlu kita lakukan yaitu menjaga, melestarikan aset tersebut dan juga mengembangkannya menjadi salah satu potensi wisata yang tetap berpegang teguh keaslianya. Aset yang kita perlu jaga adalah aset fisik (rumah adat) dan fisik (ritual dan upacara tradisional)," ujarnya.
Dalam konteks pengembangan Kampung Kawa menjadi destinasi wisata, Robertus yang juga kelahiran Nangaroro, Nagekeo ini mengatakan perlu keterlibatan masyarakat setempat sebagai pelaku utama.
"Masyarakat Kawa harus menjadi aktor utama dalam menjaga sekaligus mengembangkan potensi wisata yang ada.
Baca juga: 96 Pulau Tak Berpenghuni di Selayar, Potensi Destinasi di KTI
Baca juga: Berkunjung ke Sigapiton, Dirut BPODT Dapat Dukungan Pembangunan TCR
Sebagai praktisi pariwisata di Robert berharap Dinas Pariwisata Negekeo fokus menata dan mengembangkan potensi kampung Kawa secara baik serta memberikan wawasan dan pengetahuan mendasar dalam mengelola aset kepada masyarakat.
Menurut Robet, sudah saatnya pembangunan pariwisata menggunakan konsep Pentahelix, dimana di dalam komponen Pentahelix terdapat stakeholders seperti Akademisi, Bisnis Actor, Community, Goverment dan Media (ABCGM).








Komentar