Sekilas Info

Mencapai 100 Persen, Jabar Tercepat Kedua Vaksinasi Presiden Jokowi Khusus Disabilitas

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri) bersama Staf Khusus Presiden RI Bidang Sosial Angkie Yudistia (kanan) saat menyapa para Penyandang Disabilitas pada Gebyar Vaksinasi Jawa Barat, di Sekolah Luar Biasa Negeri Cicendo, Kota Bandung, Sabtu (25/9/2021) siang.

Ridwan Kamil mengaku meski tingkat keterisian tempat tidur rendah dan angka kesembuhan COVID-19 tinggi, pihaknya tidak mau larut dalam capaian itu. Ridwan Kamil menambahkan kewaspadaan terhadap meningkatnya kasus COVID-19 tetap harus dijaga dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Ridwan Kamil juga mengungkapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang terus memonitor kegiatan pemberian vaksinasi COVID-19 melalui Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia, dan menyuplai vaksin ke Jawa Barat.

Sementara itu, Staf Khusus Presiden RI Bidang Sosial, Angkie Yudistia mengapresiasi Pemprov Jabar atas capaian tertinggi kedua setelah provinsi Jawa Timur dalam pemberian vaksinasi dosis pertama khusus penyandang disabilitas.

Angkie menyebutkan bahwa jumlah vaksinasi untuk disabilitas di Pemprov Jabar sudah mencapai 101,01 persen, ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektoral yang dibangun sejak awal program vaksinasi khusus disabilitas ini berjalan.

Baca juga: Penangkapan Mahasiswa UNS, Aktivis 98 Minta Wapres Ma’ruf Amin Bersikap

Menurut Angkie, tanpa kolaborasi lintas sektoral yang baik angka seratus persen itu sulit diraih.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ridwan Kamil selaku Gubernur Jabar beserta jajarannya yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran untuk teman-teman penyandang disabilitas mendapatkan vaksinasi jenis Sinopharm yang merupakan vaksin hibah dari Raja Uni Emirat Arab untuk Presiden Joko Widodo, ungkap Angkie.

"Ini merupakan capaian luar biasa, saya rasa rasa tanpa kolaborasi lintas sektoral yang baik, capaian seratus persen ini sulit diraih. Semoga dengan banyaknya teman-teman disabilitas yang sudah divaksin kekebalan komunal di kalangan disabilitas dapat terbentuk dan mereka bisa produktif lagi dan roda ekonomi kembali normal," imbuhnya.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Dwinanto
Editor: Redaksi
Photographer: Istimewa

Baca Juga