Mencapai 100 Persen, Jabar Tercepat Kedua Vaksinasi Presiden Jokowi Khusus Disabilitas
Angkie menambahkan dalam program vaksinasi khusus penyandang disabilitas di Jawa Barat ini ditargetkan 60.824 penyandang disabilitas bisa mendapatkan vaksinasi, namun lantaran antusias penyandang disabilitas di Jabar sangat tinggi capaiannya pun melebihi dari target.
“Sebenarnya pemerintah menargetkan untuk disabilitas bisa divaksin di Jawa Barat sebanyak 60.824, tapi karena tingginya antusias teman-teman disabilitas untuk divaksin bisa melebihi target sampai 61.438. Dengan tingginya angka pemberian vaksinasi, diharapkan dapat terbentuk herd immunity di kalangan penyandang disabilitas dan keluarganya,” tutur Angkie.
Dengan capaian itu, kata Angkie tugas berikutnya ialah mengawal pemberian dosis kedua yang sudah di mulai sejak 10 September lalu agar jumlah disabilitas yang divaksin di dosis kedua sama seperti dosis pertama.
“Tugas kita sekarang adalah mengawal supaya dosis kedua nanti jumlah disabilitas yang divaksin sama seperti dosis pertama,” tambahnya.
Angkie berharap pelaksanaan gebyar vaksinasi yang diadakan serentak di 20 Kabupaten/Kota di provinsi Jawa Barat yang merupakan hasil Kerjasama Pemprov Jawa Barat, pemerintah Kabupaten/Kota, Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) ini dapat menjangkau seluruh penyandang disabilitas yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19.
"Saya juga menyambut baik dengan diadakannya Gebyar Vaksinasi di Jawa Barat, semoga teman-teman penyandang disabilitas yang belum mendapat vaksinasi bisa segera divaksin dengan mendatangi sentra-sentra vaksinasi yang ada," sambungnya.
Seperti kita ketahui bahwa beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo mendapatkan vaksin hibah jenis Sinopharm dari Raja Uni Emirat Arab sebanyak 450.000 dosis, dan Presiden Joko Widodo telah mengintruksikan vaksin tersebut diberikan kepada 225.000 penyandang disabilitas.








Komentar