Sekilas Info

Pencairan BLT Dana Desa 2021 Berantakan, Kades Sepang Minta Maaf

Ilustrasi, sumber: Antaranews.com

Menurut Paulina, praktik ketidakadilan sosial ini nyata dan di lakukan oleh oknum pemerintah Desa Golo Sepang.
"Anehnya tiga KK lainya justru kebagian. Pemdes (Pemerintah Desa) memang sangat tidak adil," terangnya.

Selain itu, ada juga satu KK yang dapat menerima lebih dari haknya dengan jenis bantuan yang berbeda, bantuan berupa program PKH turutserta menerima BLT DD tahun 2021.

"Bukakah dalam juknis (petunjuk teknis), penerima PKH tidak di bolehkan dapat bantuan BLT DD?" kesalnya.

Akibat tumpang tindih dalam pendistirbusian bantuan sosial itu, warga merasa kesal dan berharap kedepan aparatur desa dapat lebih teliti terutama saat mendata calon penerima bantuan.

"Ketidakadilan dan melanggar juknis ini menegaskan Pemdes tidak jeli dalam melakukan pendataan. Kedepannya, haruslah lebih teliti dan tidak asal asalan saat melakukan pendataan," imbuhnya.

Permohonan Maaf Kades Golo Sepang

Menanggapi keluhan warganya, Pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa Golo Sepang Anton Kardi mengatakan bahwa ia tidak mengetahui adanya penerima Bansos yang berlebihan.

Namun, selaku Pjs Kades Golo Sepang ia segera memanggil aparaturnya untuk mengklarifikasi keluhan warga, terutama bagi para penerima BLT lewat Dana Desa 2021.

Pejabat sementara (Pjs) Kepala Desa Golo Sepang Anton Kardi saat dikonfirmasi jurnalis dailyklik.id, Jumat (18/6/2021) di kediamannya, Desa Golo Sepang.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Valentinus Fensi
Editor: Redaksi
Photographer: Istimewa

Baca Juga