Orang Tuanya Diintimidasi, Mahasiswa UINSU Akan Demo ke Kemenag
Intimidasi yang dilakukan utusan oknum Rektor kepada orang tuanya, sebut Irham, menandakan Rektor UINSU telah melakukan pembohongan publik.
"Kami tidak akan mundur sedikit pun atas ancaman dan intimidasi itu. Dan kami meminta doa restu dari orang tua kami, bahwa dalam waktu dekat ini kami akan kembali menggelar aksi ke Jakarta untuk meminta Menteri Agama RI segera membentuk Tim Independen untuk memeriksa dugaan plagiat yang dilakukan oleh Rektor UINSU saat ini," bebernya.
Tak hanya Irham, pendemo lainnya, Haris Fadillah Sihombing, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi UINSU, kepada wartawan mengaku orang tuanya yang berada di Tanjung Balai juga didatangi utusan oknum Rektor UINSU, yakni WD III FIS Yose Rizal Saragih pada Minggu (4/4/2021) siang.
Hanya saja, kata Haris, orang tuanya menceritakan bahwa Yose tidak menceritakan terkait aksi demo mahasiswa ataupun masalah perkuliahannya di UINSU. Bahkan orang tuanya juga tidak mengetahui sebelumnya bahwa yang bertemu dengan kedua orangtuannya adalah WD III FIS dan utusan Rektor UINSU.
"Orang tua saya hanya cerita ada dosen UINSU datang ke rumah di kampung bersilaturrahmi dan memberi sembako berupa beras 1 karung, gula dan teh. Tidak ada bercerita terkait demo atau perkuliahan saya," jelas Haris.








Komentar