Sekilas Info

Orang Tuanya Diintimidasi, Mahasiswa UINSU Akan Demo ke Kemenag

Rektor UINSU Prof Syahrin Harahap (memakai batik) saat memberi keterangan pers bersama mahasiswa peserta mogok makan pada Rabu (31/3/2021) lalu. Ketika itu Syahrin meminta maaf dan berjanji kepada mahasiswa bahwa tidak akan ada intimidasi terkait yang dilakukan mahasiswa.

Sebagai mahasiswa yang memegang teguh idealisme, Irwansyah mengatakan, memang sudah menjadi tugasnya untuk menyuarakan jika ada yang dilihatnya tidak benar dilingkungan kampus maupun lingkungan sosialnya.

"Idealisme mahasiswa tentunya tidak boleh dirampas oleh siapapun, termasuk oleh saya orang tuanya. Apalagi hak dan kebebasan untuk menyampaikan pendapat di muka umum itu dilindungi undang-undang," tegas Irwansyah.

Sementara itu, Koordinator aksi mogok makan mahasiswa UINSU Irham Sadani saat dihubungi terpisah pada Senin (5/4/2021), membenarkan bahwa orangtuanya telah didatangi lima orang utusan oknum Rektor UINSU.

Tujuan kedatangan ke lima orang itu, kata Irham, mendesak orangtuanya membujuk dirinya untuk menghentikan aksi-aksi terkait dugaan plagiat oknum Rektor.

"Kami sangat kecewa karena Rektor UINSU telah ingkar janji. Pada pertemuan Rabu (31/3/2021) malam, saat kami meminta klarifikasi atas intimidasi dan ancaman yang kami terima, Rektor Prof Syahrin telah berjanji tidak akan ada intimidasi dan ancaman akibat aksi kami," ujar Irham.

"Rektor sebagai pimpinan tertinggi UINSU bahkan meminta maaf bila ada bawahannya yang melakukan intimidasi dan ancaman," lanjutnya.

Selanjutnya 1 2 3 4 5
Penulis: Devis
Editor: Redaksi
Photographer: Ist

Baca Juga