Belanja Iklan Capai Rp181 Triliun, SPRI Sumut: Saatnya Pers Non Mainstream Bersatu
Alumni lulusan Sekolah jurnalisme Indonesia 2011 itu, menyebutkan bahwa konsumen pada produk yang diiklankan umumnya beredar di daerah, tetapi dana belanja iklan hanya dinikmati segelintir pemilik media di Jakarta.
"Produsen pengiklan bekerjama dengan media besar yang ada di Jakarat, sementara usernya umumnya berada di daerah," ungkapnya.








Komentar