Zulham: GPA Harus Dibentuk Hingga Tingkat Ranting
Dedi juga mengajak semua kader Al-Washliyah untuk menjadikan organisasi mejadi ladang dakwah dan lahan pengkaderan.
“Kita jadikan organisasi ini ladang dakwah, bukan lahan pertengkaran, tempat permusuhan apalagi saling sikut-sikutan. Organisasi ini merupakan tempat beramaliyah, dan juga setiap personal punya kesempatan mengumpulkan poin-poin kebaikan sebagai modal sosial,” tegasnya.
Dedi memastikan Pengurus Al-Washliyah Sumut tidak mampu mengerjakan semua apa yang direncanakan tanpa bantuan organisasi bagian.
“Pengurus wilayah tentu sangat terbatas, orang, kemampuan financial, SDM, tanpa bantuan dan gerakan pendukung yang sama-sama dilakukan organ bagian, PW Al Washliyah tidak ada apa-apanya. Orang akan melihat bahwa organ bagian bergerak itu yang kemudian menjadi citra pilotnya bahwa Washliyah melakukan berbagai kegiatan dan program kerja," ucapnya.
Tak luput, Dedi mengaku bangga dengan adanya Brigade Hawari yang siap mengawal ulama.
“Mudah-mudahan ini menjadi amal kita menjaga ulama. Kemarin saya sudah mengumpulkan delapan guru silat dan dalam waktu dekat akan latihan perdana untuk membangun padepokan silat Al-Washliyah. Saya berharap nanti Brigade Hawari tidak hanya mampu menjaga ulama tetapi bisa bertarung menghadapi 3 atau 4 orang,” katanya.








Komentar