Bencana Berulang, Negara Jangan Sekadar Datang Setelah Korban Berjatuhan
Keberhasilan justru terlihat ketika anak-anak korban dapat kembali bersekolah, rumah warga kembali layak dihuni, masyarakat kembali bekerja, fasilitas publik berfungsi, lingkungan dipulihkan, dan risiko bencana berikutnya berhasil ditekan.
Negara tidak boleh menjadikan penderitaan korban sebagai panggung seremonial.
Sebab kamera akan pergi.
Berita akan berganti.
Pejabat akan kembali ke kantor.
Namun korban tetap tinggal di sana.
Mereka masih berada di tenda. Masih menunggu rumah. Masih mencari pekerjaan. Masih menunggu sekolah kembali berfungsi. Masih menunggu kepastian tentang masa depan.
Jika kondisi itu berlangsung berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun, maka persoalannya bukan lagi sekadar bencana alam.
Ada persoalan tata kelola negara di dalamnya.
Karena itu, pemerintah perlu membuka data pemulihan secara transparan. Publik harus dapat memantau perkembangan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera, penggunaan anggaran, target pembangunan rumah dan infrastruktur, serta capaian pemulihan ekonomi masyarakat.








Komentar