Bencana Berulang, Negara Jangan Sekadar Datang Setelah Korban Berjatuhan
Indonesia sebenarnya tidak kekurangan lembaga.
Ada BNPB, BPBD, BMKG, pemerintah daerah, TNI, Polri, tenaga kesehatan, akademisi, relawan, hingga berbagai organisasi masyarakat.
Regulasi juga tersedia.
Maka persoalannya bukan semata-mata apakah negara memiliki lembaga dan aturan, melainkan apakah seluruh perangkat tersebut benar-benar bekerja sebelum bencana datang.
Indonesia membutuhkan apa yang dapat disebut sebagai “memori kebencanaan”.
Setiap bencana harus menghasilkan pembelajaran. Setiap korban harus menjadi alasan untuk memperbaiki sistem. Setiap kerusakan harus menjadi dasar memperbaiki tata ruang dan standar pembangunan.
Jangan sampai setelah bencana selesai, ingatan negara ikut hilang.








Komentar