Sekilas Info

Menjaga Warisan Dunia, Menghidupkan Masyarakat: Masa Depan Toba Caldera UNESCO Global Geopark

Dua pelari Trail Of The King Ultra Trail de Mount Blanc (UTMB) 2026 melintas dengan pemandanga indah di daerah Pangururan, Samosir, Sabtu (13/6/2026). Diskominfo Sumut /Fahmi Aulia

Pertanyaan yang lebih penting adalah: siapa yang menikmati pertumbuhan tersebut?

Jika masyarakat lokal masih belum memahami makna geopark, sementara manfaat ekonomi hanya terkonsentrasi pada titik-titik tertentu, maka pengakuan UNESCO berisiko menjadi sekadar kebanggaan simbolik.

Sebaliknya, apabila konservasi mampu berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat, Danau Toba dapat menjadi model pembangunan berkelanjutan yang sesungguhnya.

Pada akhirnya, menjaga Toba berarti menjaga lebih dari sekadar sebuah danau. Ia adalah ruang hidup masyarakat Batak, laboratorium geologi dunia, pusat keanekaragaman hayati, sekaligus sumber harapan ekonomi bagi jutaan orang.

Dan mungkin, ukuran keberhasilan geopark tidak hanya ditentukan oleh warna kartu dari UNESCO, melainkan oleh sejauh mana warga seperti Naibaho dapat berkata bahwa warisan dunia itu benar-benar ikut menghidupi mereka.

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6
Penulis: Dedy Hutajulu
Editor: Redaksi DailyKlik
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga