Sekilas Info

Menjaga Warisan Dunia, Menghidupkan Masyarakat: Masa Depan Toba Caldera UNESCO Global Geopark

Dua pelari Trail Of The King Ultra Trail de Mount Blanc (UTMB) 2026 melintas dengan pemandanga indah di daerah Pangururan, Samosir, Sabtu (13/6/2026). Diskominfo Sumut /Fahmi Aulia

Permasalahan ini menunjukkan, geopark tidak hanya berbicara tentang promosi wisata, tetapi juga tentang menjaga keseimbangan ekologi.

Pelestarian Danau Toba berarti melindungi warisan geologi, menjaga biodiversitas, dan mempertahankan budaya Batak yang tumbuh bersama bentang alam tersebut selama berabad-abad.

Karena itulah, Azizul Kholis menegaskan, lima tahun ke depan pengelola geopark akan memprioritaskan penguatan kerja sama internasional melalui sister geopark, pembenahan geosite, digitalisasi, sosialisasi yang lebih masif, dan pendidikan berkelanjutan.

Target tersebut sejalan dengan harapan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution yang menekankan, status Green Card UNESCO harus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat. “Kunjungan wisata harus meningkat, tetapi masyarakat juga harus merasakan manfaat ekonominya secara langsung,” kata menantu Presiden RI ke-7 Jokowi itu.

Harapan itu sebenarnya mulai menunjukkan tanda-tanda positif. Pada semester pertama 2025, kunjungan wisatawan domestik ke kawasan Danau Toba meningkat 15,3 persen menjadi 3,2 juta orang. Namun angka kunjungan saja tidak cukup.

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6
Penulis: Dedy Hutajulu
Editor: Redaksi DailyKlik
Photographer: Dokumen Dailyklik

Baca Juga