Sekilas Info

Kasus Kematian Ibu Hamil, Fraksi Demokrat DPRD Sikka Desak Pemerintah Tuntaskan Krisis Dokter Anestesi di RSUD Maumere

Anggota DPRD Sikka dari Fraksi Demokrat, Yuvinus Solo. dailyklik.id/faidin

DAILYKLIK.ID, Maumere – Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Sikka angkat suara terkait kematian tragis Maria Yunita (36), ibu hamil asal Kelurahan Nangameting, Kecamatan Alok Timur, yang meninggal dunia bersama bayinya di RSUD TC Hillers Maumere karena tidak segera mendapat penanganan medis akibat ketiadaan dokter anestesi.

Dalam rapat paripurna penutupan masa sidang pada Jumat (11/4/2025), juru bicara Fraksi Demokrat, Yuvinus Solo, mengecam kondisi pelayanan kesehatan dasar di Kabupaten Sikka yang dinilai sangat memprihatinkan. Ia menilai kematian pasien karena tidak adanya dokter anestesi adalah bentuk nyata dari kegagalan sistem.

“Kekosongan dokter anestesi ini bukan masalah baru, tapi sudah berlarut-larut. Kalau nyawa manusia jadi taruhan, ini artinya pemerintah daerah gagal menjamin hak dasar warga,” ujar Yuvinus dengan nada tegas.

Ia menekankan, sudah saatnya pemerintah daerah bertindak serius, bukan hanya memberikan janji atau solusi tambal sulam. Yuvinus mendesak agar Pemkab Sikka segera mendatangkan dokter anestesi permanen dan memperbaiki sistem manajemen rumah sakit, termasuk soal insentif tenaga medis.

Selain menyoroti kekosongan dokter anestesi, Fraksi Demokrat juga menyinggung persoalan insentif Covid-19 yang belum dibayarkan, pelayanan Puskesmas tanpa kehadiran dokter, dan buruknya infrastruktur dasar, seperti sekolah dan jalan raya.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Faidin
Editor: Dedy Hu
Photographer: Faidin

Baca Juga