Kisah Abah Uki dan Ema Ojah: Petani Sederhana yang Sukses Sekolahkan Anak-anaknya Hingga Sarjana
“Dulu kami hanya buruh tani yang menggarap tanah orang lain. Dari sedikit penghasilan, kami menabung pelan-pelan. Alhamdulillah, sekarang anak-anak sukses, kami punya tanah sendiri, dan bisa berangkat haji,” kata Abah Uki haru.
Pelajaran Hidup dari Orang Tua Sederhana
Bagi anak-anaknya, Abah Uki dan Ema Ojah bukan hanya orang tua, tapi juga guru kehidupan.
“Mereka mengajarkan kami untuk tidak mengeluh dan selalu berusaha. Kalau ingin sesuatu, lakukan dengan tangan sendiri. Semua perjuangan pasti ada hikmahnya,” ujar salah satu anak mereka.
Kisah Abah Uki dan Ema Ojah menjadi bukti, bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan doa, seorang petani pun bisa mengantarkan anak-anaknya menuju masa depan yang lebih baik.
Bagi para petani lainnya, kisah ini menjadi inspirasi bahwa bertani bukan penghalang untuk bermimpi besar. Dengan niat yang kuat, bahkan dari sawah pun bisa lahir generasi sarjana. (*)








Komentar