“Jemput Bola”, Langkat Target Prevalensi Stunting Tinggal 10%
Kemudian segera memberi penanganan atau intervensi spesifik kepada anak-anak yang terindikasi mengalami stunting. Upaya ini, lanjut dia, sebenarnya sudah dilakukan Pemkab Langkat sejak 2023 sehingga mampu menurunkan prevalensi stunting sebesar 1,7% pada tahun itu.
Selain itu dilakukan juga upaya-upaya lain seperti mengalokasikan dana desa untuk penanganan stunting, serta pemaksimalan peran posyandu. Saat ini Langkat tercatat menjadi daerah ketiga di Sumut yang memiliki posyandu terbanyak, yakni sebanyak 1.246 unit.
Pemaksimalan peran posyandu sejalan dengan kebijakan Pemprov Sumut yang menginginkan aktivasi dan optimalisasi seluruh posyandu di wilayahnya. Faisal sependapat dengan pemprov bahwa jika seluruh posyandu diberdayakan secara maksimal, maka stunting dapat diturunkan lebih signifikan.
Hal itu karena posyandu dapat menjadi fasilitas terdepan dalam melakukan upaya-upaya pencegahan dan intervensi. Mulai dari layanan kesehatan, pemberian protein hewani, pelatihan kader, edukasi gizi, pemantauan pertumbuhan anak serta penimbangan.








Komentar