Sumut Aktifkan 15.000 Posyandu Percepat Penurunan Stunting
Untuk itu dibutuhkan koordinasi dan kolaborasi yang baik antarpemerintah daerah serta instansi pemerintah terkait lain untuk pengaktifan dan aktivitasnya secara berkelanjutan. Pemerintah kabupaten dan kota juga sudah diminta untuk melengkapi seluruh perlengkapan yang dibutuhkan dalam pengoperasian posyandu.
Pemprov pun telah meminta pemerintah kabupaten dan kota untuk mendorong warganya yang memiliki anak baduta dan balita mendatangi posyandu untuk dilakukan pengukuran dan penimbangan terhadap anak. Seluruh anak harus tercatat di posyandu dan jika masih ada yang belum, maka akan dilakukan penjemputan ke tempat tinggalnya.
Menurut Basarin, fokus perhatian percepatan penurunan stunting adalah pada tindakan pencegahan atau menekan kasus baru. Karena itu, upaya-upaya yang dilakukan akan lebih mengarah kepada anak baduta dan calon pengantin.
Untuk itu pemerintah daerah juga harus memonitor calon pengantin atau pengantin baru untuk mencegah kelahiran bayi stunting. Bahkan ini merupakan langkah pada sisi hulu.








Komentar