Sekilas Info

Hanya 36,1% Anak Kelas 3 SD di Papua Memiliki Keterampilan Literasi

Monita bersama anak-anak di Rumah Baca dampingan WVI di Papua. (ft. WVI)

WVI mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berperan aktif dalam mewujudkan harapan anak-anak di Papua untuk masa depan yang lebih baik melalui kampanye Baca Tanpa Batas. Salah satu cara untuk mendukung kampanye ini adalah melalui donasi untuk pembangunan Kampung Literasi.

Donasi ini akan digunakan untuk membangun rumah baca, motor pustaka, serta menyediakan materi dan alat peraga yang dibutuhkan untuk meningkatkan keterampilan literasi anak-anak di Papua.

Baca juga: Inilah Wajah SD Negeri di Alor NTT, Minim SDM dan Sarana

Selain itu, masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam pembuatan video kreatif yang dapat menjadi bahan ajar bagi anak-anak di Papua. Video-video ini akan menjadi sumber inspirasi dan pembelajaran bagi anak-anak dalam meningkatkan keterampilan literasi mereka.

Mengatasi tantangan rendahnya tingkat literasi anak di Papua bukanlah tugas yang mudah, namun dengan kolaborasi yang kuat antara WVI, pemerintah, masyarakat, dan tokoh-tokoh publik, perubahan yang signifikan dapat tercapai.

Setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan perubahan tersebut, baik melalui dukungan finansial maupun melalui kontribusi kreatif.

Dengan meningkatnya tingkat literasi anak di Papua, diharapkan akan terjadi perubahan yang positif dalam kehidupan mereka. Anak-anak akan memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan, pengetahuan, dan peluang masa depan yang lebih baik.

Baca juga: Bela Investor asal China, Ketum KNPI Haris Pertama Diteror Pembunuhan

Mereka akan menjadi generasi yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat dan negara.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis: Dedy Hutajulu
Editor: Redaksi

Baca Juga