Sekilas Info

Indahnya Ramadan di Negeri Kaum Minoritas

Masjid Cina Negeri Melaka.

Mereka menjalankan ibadah selama bulan puasa ini juga dengan tetap mematuhi prokes yang diberlakukan oleh otoritas setempat.

Sebagai kelompok minoritas, umat Islam di China daratan, Hong Kong, dan Taiwan juga tidak menuntut pengecualian dari pemberlakuan prokes selama bulan puasa. Apalagi meminta agar dihormati sebagai orang yang berpuasa.

Mereka punya cara tersendiri dalam menjalankan kewajibannya sebagai hamba tanpa harus mendapatkan kekhususan atau keistimewaan tertentu dari rezim yang sedang berkuasa.

Kalau pun di China daratan tidak disediakan fasilitas beribadah di ruang-ruang publik, bukan berarti mereka abai atas kewajibannya sebagai seorang hamba.

Penulis beberapa kali mendapati orang melaksanakan salat wajib di depan gate penumpang pesawat, ruang-ruang kosong bandara dan mal tanpa ada gangguan sedikitpun atau larangan dari petugas karena memang keberadaan mereka tidak mengganggu siapa pun.

Apalagi puasa, sebuah amalan yang samar karena hanya pribadi yang bersangkutanlah yang tahu.

Nabi Muhammad SAW juga telah bersabda: Pada puasa tidak ada sifat riya (pamer).

Demikian pula dengan hadits qudsi yang berbunyi: Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), ‘Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya.”

Ibadah bukan sesuatu yang perlu diperdebatkan, melainkan sebuah keharusan untuk diamalkan. Wallahu a'lam bis shawab seperti dilansir dari Antara.

Selanjutnya 1 2 3 4
Penulis:
Editor: Redaksi
Photographer: Istimewa

Baca Juga